Night & Day

Pada suatu masa. Alkisah ada sebuah kota bernama Malam. Kota night penuh dengan hingar bingar malam dan lampu yang berkelap kelip yang terdapat diseluruh rumah penduduknya, begitupula dengan gedung – gedung disana. Kota Night selalu berada di sisi malam hari. mereka tidk pernah mendapatkan sedikitpun cahaya. Di dalam kota itu ada tinggalah seorang pangeran muda bernama Moonlight Night. Pangeran ini masih sangat muda wajahnya pucat seputih bulan dan tubuhnya tinggi besar seperti pemangsa di malam hari. Night selalu mempunyai masalah dengan penglihatan di makam hari, setiap hari para pelayan dan ibunya di buatnya kewalahan.

Night selalu saja menghilang, hari ini Night menghilang lagi entah kemana dia pergi. Peraturan kota Malam yang tersemat di sebuah papan pengumuman dengan berhiaskan lampu berkelap kelip sebesar bayangan bulan di danau Esmina menulisnya dengan jelas ‘ BAGI YANG TIDAK BERKEPENTINGAN DILARANG UNTUK KELUAR’  dari pintu kota Malam maksudnya mungkin. Tetapi Night yang sudah begitu penasaran dengan apa yang ad adi balik pintu besar berkilauan itu sudah tidak sabar. Walau tubuhya terlihat seperti orang yang penyakitan Night merupakan orang yang cukup lihai dalam olahraga.

Night & day

Night & day

Dengan semangat ia melompati sebuah lubang kecil itu, lubang itu berada di tengah – tengah dinding tinggi menjulang kota Malam. Dinding pembatas antara kebebasan untuk berpetualang dan kerangkeng penahan kebebasannya setiap hari.

Setiap hari Night selalu bermain di sekitar hutan Terlarang, jiakalu sudah waktunya beristirahat baru dia akan pulang, sementara itu dia membuat orang di istana panik mencari dirinya.

Namun pada suatu hari Night melihat sekelebat lampu berkilauan nunjauh di dalam hutan Terlarang, dia begitu penasaran. Kenapa cahaya itu begitu menyilaukan? kenapa itu berbeda dari lampu kota? semakin ia mendekati sumber cahaya itu semakin dia penasaran, cahaya itu bergerak kesana kemari dengan ringannya…

Semakin ia mendekat, cahaya itu makin menyilaukan dan saat sampai disebuah savana kecil di tengah hutan, Night langsung terpaku oleh sebuah sosok makhluk seperti dirinya, namun ia tahu kalau sosok itu adlaah seorang perempuan namun penampilannya belum pernah ia lihat sebelumnya. Rambutnya putih berkilauan, bajunya yang seringan bulu itu berkibar saat dia berlari degan paniknya saat melihat Night. Night tau dia berbeda, kulitnya berwarna coklat sesuatu yang belum pernah di lihat Night sebelumnya. Night terpaku sejenak namun menyadari bahwa wanita itu tersenyum sesaat setelah menyadari keberadaan Night.

“kau ….. tersesat juga? Kenapa disini begitu gelap?” Tanya wanita itu gusar, suaranya menunjukkan dia orang yang sangat ceria namun kelelahan.

“Kenal kan aku Night, Sedang apa kau di hutan terlarang?” tanya Night dengan sigap, Night bukanlah orang yang biasa berbasa basi.

“Aku tersesat saat melihat kecantikan bunga berwarna lembayung ini, Ohya kenalkan Nama ku Sunshine Day Panggil saja Day” sambil menunjukkan kearah padang bunga kecil yang ada di tengah hutan itu, dengan bunganya ber kilauan lembayung di putih berkumpul menjadi satu.

Night & Day

Night & Day

Namun walau berbeda, Night tidak mengerti wanita satu ini tidak bersikap seperti wanita – wanita lain saat bertemu dengannya yang menjerit, berlari, menangis, memanggil – manggil namanya secara histeris dan terdengar putsasa. Kelihatannya wanita yang satu ini tak tahu siapa dia sebenarnya, dan itu sangat membuat Night nyaman berada di dekatnya.

Mereka akhirnya berteman, hampir setiap hari Night menemukan hal baru bersama wanita itu, dengan Day dia melihat matahari untuk pertama kalinya, kehangatannya menyentuh kulit Night dengan lembut dan dia menyukai itu. Setiap hari ibunya memarahinya karena Night selalu menghilang.

Ketika Night menjelaskan tentang pertemanannya dengan Day ibunya mengernyit tanda heran dengan senyum kecut tanda tidak peduli.

Night begitu senang mengetahui bahwa ada hari dimana dia melihat seluruh dunia tanpa bantuan cahaya lampu. Tapi tentang matahari ini ia merahasiakannya dari semua orang, menurutnya Day akan merasa tidak nyaman di kotanya yang penuh dengan orag berfikiran negatif serta skeptis itu.

Night dan Day bertemu setiap hari, mereka bermain, berlari, tertawa dan bercengkrama setiap hari. Sampai akhirnya Night menyadari ia sudah jatuh cinta pada Day, wnaita asing yang mengenalkannya pada dunia ini. Suatu hari dia begitu senang saat Day mengajaknya ke kotanya yang bernama kota Sang. Day menjelaskan disini matahari bersinar setiap hari, tidak ada waktu untuk beristirahat dengan cukup, kebalikan kota Malam pikir Night.

Namun reaksi dari keluarga Day sangat buruk, membuat day menangis. Keluarga Day adalah sebuah keluarga biasa yang tinggal di pinggiran kota Siang dengan hingar bingar pasar yang ricuh dan berisik sepanjang hari.  Kali pertama Night melihat Day bersedih, akhirnya untuk menghibur Day, Night membawa Day kekotanya dna bermaksud untuk mengenalkan keluarganya, dia ingin bersama Day selamanya, hatinya yang egois ingin memiliki Day memberikannya senyum secerah sesuatu yangDay sebut sebagai Matahari setiap hari nonstop, bukan wajah murung seperti ini. Keluarga Day sangat melarang anaknya untuk berteman dengan Night seseorang yang pucat kurus.

Untuk itu suatu hari Night bertemu dengan Day dan menceritakan semua hal tentang dirinya kepada Day. Day terlihat tidak terkejut dan tertawa terbahak – bahak seperti tidak percaya dan menganggap semua yang Night katakan hanya lelucon.

Namun Night bertekat untuk membwanya ke kerajaannya. Begitu sampai di sana Day tak brehenti berdecak kagum “ooooooo, hebat” , “waaahhhhh keren”, “Indaahhhnyaaa” ini pertama kalinya Day datang kekota asing ini. Namun reaksi orang tua Night tidak seperti Night kira. Ibunya murka mendengar hubungan mereka, Day kembali berwajah muram dan akhirnya Night berlari bersama Day menembus hutan dan akhirnya mereka tiba ke tempat dimana mereka pertama kali bertemu.

Namun sesaat mereka sampai disana, Night heran Kenapa Matahari juga ada di sini? sepertinya Day menangkap rasa heran Night lalu day menjelaskan. Kalau tempat ini seperti memiliki sihir perpaduan antara kota Malam dan Siang setiap hari siklus matahari selalu melewati tempat ini, ntah apa namanya. Tapi merkea sepakat untuk tinggal disini dan memberi nama siklus itu Siang, dimana matahari bersinar menyinari mereka, dan malam disaat matahari bersembunyi dan memberi rasa dingin serta gelap.

Sementara itu beberapa tahun kemudian setelah kepergian pangerannya Night di kota Malam, seseorang berlari ketakutan menuju balairung raja dan berkata bahwa rakyat mereka mengalami penyakit kronis yang bernama Malas membuat seluruh orang menjadi malas untuk melakukan apapun, Kerajaan begitu panik lalu mereka mengutus beberapa orang Duta untuk pergi ke negri Siang meminta bantuan.

Para duta berangkat dengan tergesa, namun sesaat sampai di jembatan pemisah mereka berpapasan dengan rombongan Duta dari negri Siang. Mereka mengatakan bahwa rakyat mereka terserang penyakit akut bernama Lelah. Namun seorang anak lewat, mereka belum pernah warna kulitnya yang kecoklatan matanya yang biru dan rambut berwarna coklat sama seperti kulitnya.

Mereka sibuk berdebat sehingga tidak menyadari kapan anak itu datang.

Anak itu berkata dia bisa mengobati permasalahan mereka, lalu anak laki – laki itu pun membawa mereka kesebuah rumah kecil namun indah, Kedua duta itu kaget setengah mati saat melihat salah seorang rakyat kota Siang sedang berdiri memasak makanan serta sang pangeran kota Malam yang hilang sedang membacakan sebuah buku kepada beberapa anak kecil lainya, “itu ayah dan ibuku bisa membantu kalian” kata anak itu dengan semangat.

Merekapun dijamu untuk menghadiri makan malam mereka. Para duta itu keheranan dengan apa yang mereka lakukan, mereka menyatukan hal berbeda menjadi satu hal yang baik untuk mereka semua. Akhirnya Night dan Day pulang ke kota mereka masing – masing lalu menjelaskan apa itu siang dan malam.

Alhasil dialam hutan yang dahulu terlarang di bangun sebuah desa kecil,  desa di mana setiap siang mereka bekerja untuk mencari makan dan di malam hari mereka beristirahat serta bercengkrama dan berkumpul bersama keluarga. Tahu tidak? nama desa kecil yang nyaman itu adalah Night & day.

About these ads

3 thoughts on “Night & Day

  1. simple n funny stories,,,,,luv it,,,kurang dikembangin lagi ante,,,pertama ketemu kan ditempat itu,,knapa night n day g sadar matahari n malam bisa jadi satu?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s