Elf in Lig (All About Elf in Lig)

Elf adalah kaum atau ras pertama yang mengungkapkan diri di Lig, awalnya mereka pemalu namun perlahan tapi pasti mendominasi kehidupan di lig, berkembang biak dengan lambat dan memiliki inteligensi tinggi. Namun mereka sangat cepat beradaptasi dan berevolusi terhadap lingkungan. Bangga akan asal usul mereka, dan memiliki keselarasan dengan alam yang begitu seimbang, tubuh mereka tinggi-tinggi dan langsing atau ideal, kuping mereka runcing dan besar, mata mereka sangat tajam dan memiliki penglihatan serta pendengaran yang lebih dari manusia.

Elf tidak memiliki umur dan merupakan makhluk abadi oleh karena itu para elf tidak berkembang dengan begitu pesat, kebanyakan dari mereka merupakan pengagum alam dan berkerja selaras dengan harmoni alam. Kedatangan ras-ras lain membuat perubahan begitu besar terhadap perkembangan sejarah para elf. Selama hampir 5000 tahun mereka hidup sendiri tanpa mengetahui urusan luar daerah mereka namun kedatangan ras manusia, diikuti oleh kemunculan ras khanr, lalu frivol dan Edna merubah cara pikir mereka dan gaya hidup mereka yang bisa dinilai sebagai kelas tinggi, tidak mau diganggu serta acuh-tak-acuh.

Walau elf tidak berumur atau bisa dikatakan abadi bukan berarti mereka tidak bisa mati. Para elf hanya akan mati oleh api, senjata tajam yang di tusukkan langsung ke jantung mereka, serta hanya beberapa jenis racun yang dapat meracuni mereka. Para elf percaya setelah mereka mati jiwa mereka akan kembali suci dan manjadi valar kembali serta hidup di bintang.

Elf Archer

Elf Archer

ASAL USUL

Para elf percaya bahwa para leluhur mereka merupakan keturunan dari Valar yang tersesat di Lig dan mendirikan komunitas mereka sendiri, dikarenakan tidak adanya data atau skrip yang mengatakan secara gamblang dari mana mereka berasal tetapi cerita ini sudah ada turun temurun sejak beberapa ribu tahun sehingga ditulis di dalam Parmah Lumequentale O Lig Atani, tidak ada yang tahu cerita ini dimulai dan darimana berasal tetapi yang pasti asal-usul mereka ini sudah secara turun-temurun di ceritakan ke anak cucu mereka dan menjadi sejarah berdirinya bangsa Elf.

Awal munculnya cerita ini dimulai dari pertama kali Lig diciptakan. Pada saat itu Lig masih merupakan sebuah planet yang sedang berkembang karena kebaikan hati dewi Emeraude Larasati yang mau merelakan segalanya yang ia miliki untuk memberi kesempatan pada Lig untuk berkembang dan memulai kehidupan sendiri didalamnya. Singkat cerita berita pengorbanan dewi Emeraude telah terdengar hingga ke bintang paling tinggi tempat dimana para dewa-dewi tertinggi tinggal. Setelah mendengar hal itu mereka membiarkan Lig untuk berkembang beberapa saat. Namun beberapa dari mereka tidak sabar untuk menunggu hasilnya sehingga mereka mengutus para Valar untuk turun ke Lig untuk melihat situasi dan melaporkannya sesegera mungkin.

Akhirnya satu pasukan Valar yang berisikan 2000 pasukan pun turun untuk melihat situasi. Namun buah dari ketidaksabaran memang pahit, awalnya mereka kagum atas perkembangan kehidupan di Lig namun lambat laun udara Lig yang masih belum sempurna untuk kehidupan tingkat tinggi mengotori jiwa valar mereka, ditambah pengaruh Melkor atau bibit Valenor yang lahir dari kegelapan Lig lambat laun sayap mereka kehilangan bulunya satu-persatu, saat ingin kembali mereka tidak mempunyai cukup kekuatan untuk terbang dan kembali kebintang.

Keinginan untuk kembali dan melaporkan hasil tugas mereka begitu besar sehingga mereka memutuskan untuk mencari puncak gunung tertinggi di Lig yang bernama Gadranas, untuk kembali kebintang. Cadranas adalah puncak gunung tertinggi di Lig yang menembus batas bintang dan langit, namun sekelilingi oleh tebing-tebing juram serta licin yang mustahil untuk didaki. Dan dari tempat mereka turun Cadranas begitu jauh untuk ditempuh dan butuh waktu.

Selama diperjalanan medan yang tidak mereka kenal dan kejutan-kejutan dari alam Lig membuat banyak dari mereka kagum dan ini melambatkan perjalanan mereka. Perjalanan pertama memasuki hutan Tornrel mereka melihat begitu banyak tumbuhan-tumbuhan indah yang hidup didalamnya, daun-daun yang memiliki banyak khasiat pengobatan, bunga-bunga yang mekar dan mengeluarkan harum yang memikat hati mereka, ketika hujan turun suara-suara titihan hujan bagai musik ditelinga mereka, dan binatang-binatang kecil serta serangga yang begitu selaras dengan seluruh keadaan alam disana memadu begitu sempurna. Sungai yang mengalir ditengahnya membuat hutan ini begitu hidup dan memiliki daya pikatnya sendiri, saat sudah sampai di ujung jalan terbuka beberapa dari mereka begitu sayang untuk meninggalkan hutan tersebut dan takut akan ancaman yang akan merusak keindahan hutan tersebut. Dan akhirnya mereka memutuskan untuk tinggal disana dan membangun peradaban yang menjaga keharmonisan kehidupan hutan tersebut. Elf yang tinggal dihutan Tornrel sekarang dikenal sebagai Elf dari Woodland dan nama desa serta hutan tersebut yang cukup terawat rapih berubah nama menjadi Grand Realm, tempat dimana para Elf memulai kehidupan baru dan bersedia menjaga alam disana.

Tempat kedua yang mereka lewati adalah Laut Sangwa, menyebrangi lautan tidaklah mudah bagi valar yang hampir tidak bisa mengangkat tubuh mereka sendiri ke langit. Akhirnya mereka memutuskan untuk membuat sesuatu yang bisa mengangkat mereka ke seberang lautan melewati Blue Heaven. Mereka menyebutnya Arc mereka membutuhkan bahan serta peralatan untuk membuatnya. Selama pembuatan arc banyak para valar yang terluka dan jatuh sakit. Namun banyak yang menikmati keindahan pantai Sangwa yang indah hamparan pasir putih, ombak yang bergulung-gulung lalu pecah dikarang-karang yang diukir alam begitu indah, suara-suara burung-burung kecil yang setiap pagi membangunkan mereka serta desiran ombak yang begitu nyaring terdengar membuat nyaman hati mereka. Lalu saat arc akhirnya selesai beberapa dari mereka yang mengagumi alam pantai Sangwa dan adapun beberapa yang lelah dengan dengan perjalanan ini akhirnya memutuskan untuk tinggal di sana dan membangun peradaban mereka sendiri. Kerajaan elf kedua yang berada di dekat Laut Sangwa sekarang disebut sebagai Fisher Elf atau elf pelaut, mereka hidup dari hasil laut dan kerajaan itu sekarang bernama Sieleniel dan berkembang pesat.

Tempat terakhir yang terakhir menghalangi perjalanan panjang mereka adalah sebuah padang rumput yang berada di dekat hutan pinus yang rimbun yang terlihat suram, dimana-mana terdapat pasir hisap serta lubang-lubang jebakan yang mengorbankan kehidupan beberapa valar, mere menyebutnya Vuenby Sindar yang dalam bahasa valar artinya “membutuhkan cahaya bintang” banyak dari mereka yang menyerah di pertengahan jalan menyebrangi Vuenby Sindar lalu berkumpul dan memutuskan untuk tinggal disitu sehingga tidak akan ada lagi yang mati di tempat itu mereka juga memastikan agar tempat itu akan menjadi tempat dimana mereka akan membangun kerajaan. Mereka bersumpah pada pemimpin valar mereka untuk membangun kerajaan tersebut dan membuatnya menjadi kerajaan terhebat di Lig. Akhirnya nama Vuenby Sindar pun menghilang seiring berjayanya kerajaan mereka yang bernama Sindarin. Kerajaan terbesar dan termakmur di Lig dan merupakan kerajaan pertama yang berdiri di Lig.

Yang tersisa hanya 24 valar yang meneruskan perjalanan. Tidak jelas bagaimana akhirnya perjalanan mereka. Sebagian mengatakan kalau mereka gugur 1 persatu karena medan Cadranas yang sangat mustahil untuk didaki, namun ada juga sebagian yang percaya kalau mereka akhirnya sampai ke bintang dan menjadi Valar kembali bahkan mereka menjadi valar tingkat tinggi.

Tapi apapun yang terjadi para valar dunia akhirnya mengubah nama mereka karena mereka sudah berjanji bahwa mereka tidak akan membawa nama valar ke Lig. Elf adalah nama yang tepat untuk kaum yang sempurna dari segi manapun.

Elf Grand Realm

Elf of Grand Realm adalah suku elf pertama yang menetap di Lig mereka berusaha mengharmoniskan kehidupan mereka dan sejalan dengan alam. Walau awalnya mereka memiliki kesulitan tetapi karena keahlian-keahlian yang mereka miliki akhirnya mereka dapat beradaptasi dengan begitu cepat.

Elf di Grand Realm memiliki cirri khas tersendiri, karena perkembangan fisik mereka yang begitu cepat terjadi dan reaksi terhadap adaptasi lingkungan, mereka memiliki ciri-ciri fisik yang berbeda dari elf di tempat lainya. Elf Grand Realm memiliki ciri-ciri fisik memiliki mata berwarna hijau daun, hijau gelap, abu-abu, maupun abu-abu muda, gerakan mereka begitu gesit diantara pepohonan mampu memanjat tebing-tebing curam dan memiliki kaki dan tangan yang kuat, mata yang jeli dan pendengaran yang sedikit melebihi elf sepupunya, kulit mereka cerah dan berwarna putih pucat, sedangkan rambutnya berwarna pirang, coklat muda serta kuning muda dengan rambut berwarna cerah.

Keahlian mereka didominasi oleh pemanah-pemanah ulung dan dengan kemampuan mengintai yang tidak diragukan lagi. Pada masa peperangan elf Grand Realm memiliki peran yang andil yang sangat besar karena saat penyergapan di dekat kerajaan Sindarin yang dikelilingi hutan-hutan pinus membuat nama elf Grand Realm yang terkenal akan ketidak acuhan mereka akan urusan di Lig menjadi terkenal dan akhirnya banyak yang mengenal elf Grand Realm.

Arsitektur elf dari Grand Realm begitu terkenal akan kedetilannya dan keindahan yang memiliki cirikhas tersendiri. Banyak dari kerajaan di Lig yang memakai ukiran-ukiran tangan para elf Grand Realm. Cirikhas rumah-rumah mereka sangat begitu kental saat kita memasuki desanya jendela-jendela yang berbentuk seperti daun di setiap pilar-pilar pohon dan rumah-rumah yang menyatu di pohon dengan atap-atap berbentuk kubah dan cerobong-cerobong asap yang begitu penuh dengan ukiran yang menunjukkan cirikhas setiap rumah tertentu. Rumah – rumah pohon para elf Grand Realm merupakan turun temurun sehingga setiap keluarga tinggal di rumah-rumah yang berbeda dan memiliki lambang-lambang uniknya masing-masing, dan biasanya tersemat di pintu atau di cerobong asap kecilnya. Dan setiap keturunan keluarga tinggal di rumah yang sama selama beribu-ribu tahun.

Walau disebut desa bukan berarti Grand Realm tidak memiliki sistem pemerintahan. Grand Realm memiliki sebuah rumah utama besar yang mereka sebut sebagai “Rondasse” atau Great House. Yang berdiri tegak di tengah hutan Grand Realm dan berdiri dengan pohon tertua dna terbesar di hutan tersebut yang bernama “Eruanna” sebagai pilar utamanya. Rumah tersebut berdiri mengelilingi pohon tersebut, karena begitu besarnya pohon tersebut Rondasse menjadi sangat besar, Rondasse merupakan rumah yang hidup, Rondasse bertambah besar seiring berkembangnya pohon Eruanna. Eruanna memiliki batang-batang berwarna putih dan bercahaya pada malam hari, sulur-sulurnya begitu besar shingga dapat menopang banyak kehidupan disana, daunnya berwarna hijau keperakan. Para elf percaya Eruanna merupakan makhluk hidup yang diberkati, karena hanya dengan batang utama yang gopong tempat para petinggi elf Grand Realm berkumpul dan berunding Eruanna dapat tumbuh dan berkembang setiap tahunnya.

Rondasse adalah pusat pemerintahan desa itu dan merupakan tempat tinggal keturunan yang mereka anggap sebagai ratu atau raja. Rondasse sendiri memiliki banyak kamar-kamar dan ruangan-ruangan yang sangat indah. Begitu indahnya sampai memikat setiap orang yang melihatnya. Pintu-pintu yang terbuat dari kayu Eruanna berwarna putih cemerlang serta jendela-jendela yang megah dan balkon-balkon indah dengan ukiran-ukiran yang sangat detail. Dialamnya terdapat sebuah ruangan special yang terbentuk dengan sendirinya yang bernama Eruanna Mard yang artinya aula Eruanna tempat dimana para petinggi Grand Realm bertemu dan berunding. Letaknya berada tepat ditengah batang utama Eruanna, tidak beratap dan ukiran-ukiran dialamnya bukan di ukir oleh para elf.

Eruanna

Rondase side

Ada sebuah garis darah keturunan pendamping Eruanna yang memiliki peran seperti raja, namun mereka juga memiliki peran dalam urusan pemeliharaan Eruanna. Biasanya jika keturunan terpilih tersebut merupakan laki-laki maka akan diangkat menjadi raja atau yang disebut “Aryon” yang dalam bahasa elf artinya pangeran yang berperan sebagai penjaga Eruanna, menjaga Eruanna dari keburukan dan faktor- faktor yang dapat mengubah putihnya Eruanna menjadi hitam, dan jika yang terpilih itu wanita mereka disebut “Aranel” atau Putri yang berperan merubah kembali Eruanna yang berubah warna manjadi putih kembali atau biasanya mereka mengorbankan diri mereka untuk mengubahnya kembali. Mereka harus siap sedia mengorbankan seluruh hidup dan jiwa mereka hanya untuk Eruanna.

Arannel

Arannel of Gran Realm

Aranel yang paling terkenal dalam catatan sejarah Lig  adalah Lady Anandielle. Seorang elf yang benar-benar menyerahkan seluruh kehidupannya untuk Eruanna dan kedamaian di Lig . Dia terus menerus memerintah Grand Realm selama lebih dari 400 tahun sampai tahun 5908 beberapa hari sebelum mujamere terjadi. Anandielle mati saat Marishka menusuknya hampir tepat dijantungnya, saat itu ia sedang berada di luar Grand Realm untuk memenuhi undangan para pemimpin kerajaan serta kekaisaran di Mal Cellestial untuk merundingkan siasat perang. Sheeva sempat menyelamatkannya dan membawanya pulang ke Grand Realm namun naas setelah 5 hari terbaring takberdaya dia akhirnya mati.

Setelah 5000 tahun hidup terisolasi dengan dunia luar elf Grand Realm akhirnya membuka diri dan berperan terhadap kehidupan perekonomian di Lig setelah Mujamere atau perang besar pertama. Elf Grand Realm biasanya memiliki sifat tidak perduli apa yang terjadi di luar Grand Realm. Namun apabila mereka terusik mereka akan seperti lebah yang diusik sarangnya.

 

Elf of Sieleniel

Merupakan elf yang tinggal di pesisiran pantai yang berseberangan dengan laut Sangwa. Para elf disini elf yang paling menguasai lautan dan paling suka mengembara. Kerajaan Sieleniel dibangun setelah Sindarin dibangun dan merupakan kerajaan elf yang kedua. Kerajaan Sieleniel memiliki luas wilayah yang tidak terlalu besar namun sangat kaya akan hasil alam.

Elf Sieleniel merupakan suku elf kedua yang muncul setelah elf Grand Realm. Mereka begitu tertarik dengan lautan dan terus-menerus mempelajarinya. Karena kemampuan adaptasi yang cepat para elf memiliki cirri khas yang sedikit berbeda dari elf sepupunya yang tinggal di dataran lainnya, mereka memiliki selaput selaput kecil untuk membantunya berenang di sela-sela jari tangan dan kakinya, mata yang berwarna biru langit, biru laut, biru gelap serta berwarna kuning dan kulit yang sedikit menghitam, dengan rambut yang berwarna keperakan atau berwarna burgundy.

Mereka hidup dengan mengandalkan hasil laut seperti ikan dan kerang-kerangan. Keahlian mereka menggunakan tombak serta mereka sangat mahir memanah dalam air. Namun mereka mengembangkan sebuah keahlian yang disebut sihir, mereka dapat memanipulasi air walau tidak begitu penting namun sangat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Mereka juga satu-satunya elf yang mampu berenang jauh dan cepat.

Sielenielle

Elf of Sielenielle

Arsitekturnya memiliki cirikhas pantai yang begitu pekat. Biasanya pintu-pintu rumah mereka dihiasi dengan tempurung-tempurung kerang serta makhluk laut lain yang indah. Bentuk rumahnya tidak begitu simetris, namun sangat tahan terhadap badai. Pintu dan daun jendela yang berbentuk segi 5, namun tidak begitu jauh dari sepupunya di Grand Realm atap mereka di dominasi kubah-kubah yang berukir kasar tidak sedetail elf Grand Realm. Rumah-rumah mereka dibuat dari batu-batu tebing kapur sekitar pantai yang amat kuat.

Keunikan mereka terletak di dalam rumah mereka. Para elf ini begitu suka dengan dekorasi, sehingga setiap rumah memiliki dekorasi yang berbeda-beda sesuai ciri khasnya masing-masing. Dan kalau elf Grand Realm terkenal akan keunikan pahatan serta ukiran tangannya yang detai dan halus, elf Sieleniel terkenal akan tenunan kain-kainnya yang berkualitas tinggi karena dihasilkan oleh sutra dari binatang laut tertentu yang dapat menjadi armor kuat, namun ringan indah dengan gambar-gambar serta warna-warna yang memikat.

Kerajaan Sieleniel dibangun diatas tebing karang yang menjulur dan pilar-pilar yang menopangnya yang di ukir oleh alam. Kerajaan ini dibangun 687 tahun setelah Sindarin berdiri dan tepat 550 tahun setelah Avalent berdiri. Mereka mendirikan kerajaan ini karena desakan akan adanya perekonomian yang terjadi. Mereka mulai membangun istana dan pelabuhan-pelabuhan istimewa untuk ikut berpasrtisipasi di dalamnya. Walau merupakan kerajaan baru saat itu Sieleniel sudah memiliki pondasi kepemerintahan yang kuat dan bersih.

Elf Sieleniel tidak takut akan pengaruh dunia luar yang berkembang serta mereka menerima semua keramah tamahan dan budaya dunia luar. Kehidupan rakyatnya bisa dikatakan lebih dari cukup bahkan makmur. Setelah adanya arus perekonomian Sieleniel berubah menjadi kerajaan pelabuhan teristimewa dan hanya kapal-kapal tertentu yang boleh mendaratkan jangkarnya disana.

Sistem pemerintahannya merupakan sistem kekerajaan. Raja saat itu dipilih oleh semua orang dan merupakan keturunan yang mereka katakan sebagai keturunan murni. Raja selanjutnya dipilih berdasarkan keturunan raja sebelumnya seperti pangeran dan putri raja. Namun setelah berkembang pesat keturunan kerajaan menjadi keturunan yang sangat diagungkan serta di jaga oleh seluruh rakyatnya. Istananya bernama “Falma” yang dalam bahasa elf artinya ombak. Istana kerajaan Sieleniel besar dan memiliki lorong-lorong serta ruangan-ruangan rahasia yang memiliki akses keseluruh kota. Didalamnya terdapat balairung bawah air berkubah kaca Kristal yang sangat indah diterpa matahari dari permukaan laut yang bernama “Nenya Tir” yang artinya melihat laut karena aula ini berada di dalam laut.

Keturunan kerajaan yang paling kontroversial dan mereka menganggapnya sebagai aib bangsa elf adalah Putri Edna yang merupakan keturunan yang lahir dari seorang putri elf Sieleniel bernama Ahediele Lessien Mithrandir dan pangeran keturunan khanr bernama Andonar Whedaus Uoinota dari kerajaan khanr yang berada tidak begitu jauh dari Sieleniel pada tahun 5597, yang saling jatuh cinta serta melahirkan darah garis keturunan setengah elf dan setengah Khanr yang di beri nama Edna. Darah putri Edna tidak diakui oleh kedua kerajaan, karena merupakan perpaduan yang gagal dan selama masa hidupnya dia diburu dan dicari oleh kedua kerajaan tersebut.

Elf of Sindarin

Merupakan kerajaan Elf terbesar di Lig dan serta tersebar dimana-mana. Menurut silsilah para elf. Sindarin merupakan pejuang-pejuang elf terkuat dan terpintar di antara semua jenis elf yang sudah berevolusi dibelahan dunia yang lain.

Sindarin merupakan salah satu kerajaan terbesar dan termaju di Lig , Selama lebih dari 4500 tahun Sindarin berkembang begitu pesat membaur dengan seluruh kerajaan dan ras di Lig . namun awalnya Sindarinlah yang menolak kehadiran ras khanr dan menjadikan mereka budak-budak pekerja. Para elf Sindarin terkenal akan kepintarannya dalam dunia sastra serta Sihir. Banyak ahli-ahli sihir serta sastrawan terkenal Berjaya yang berasal dari Sindarin.

SIndarin

Elf of Sindarin

Fisik elf Sindarin juga sudah sedikit banyak berubah dari awalnya, yang membedakan mereka dari elf-elf lainnya adalah kuping mereka yang lebih pendek dari pada elf Grand Realm atau pun Sieleniel serta mata mereka yang berwarna biru tua, abu-abu muda, hazle, serta oranye. Lalu rambut halus yang tumbuh disekitar ujung kuping mereka berwarna sesuai warna matanya, mereka juga bertubuh sedikit lebih kecil dan pendek seperti para manusia, rambut mereka berwarna lebih gelap bahkan hitam.

Taraf hidup mereka sangat tinggi dan tergolong mewah. Sehingga mereka yang lahir dari darah elf Sindarin di juluki anak-anak beruntung yang langsung turun dari dewa. Perekonomian mereka sangat stabil dan serta perdagangan dengan aturan-aturan yang ketat membuat perkonimian mereka tidak mengalami kemunduran yang berarti.

Namun pada masa saat perang besar pertama Sindarin sempat hampir hancur oleh invasi pasukan bangsa foewin, ras dari kegelapan yang hanya mengabdi pada Valenor. Sebelumnya Sindarin merupakan markas aliansi dan tempat pembentukan pasukan besar para kerajaan dan kekaisaran pendiri celestial, atau yang biasa mereka sebut sebagai Celeste Ambrowen atau pasukan cahaya, yang terbentuk dari para knight, swordsman, magicians, assassins, rogue, templar, whisperer, healer dan Valkirie terbaik serta terberani di seluruh celeste. Namun setelah penginvasian di dataran rendah Xevalra di daerah Sirea yang mereka sebut sebagai masa penghianatan oleh valenor, jumlah mereka semakin banyak  bahkan para necromancer, black knight, hollow witch, shadowrider, dan para mage survivor yang berasal dari daerah Mal sirea membuat jumlah mereka bertambah dengan pesat, dan bersatu melawan kekuasaan Valenor yang sudah meluaskan wilayahnya di daerah Mal sirea. Sindarin juga merupakan pusat penyimpanan alat perang dikala itu karena letaknya yang tepat berada di perbatasan antara Mal sirea dan Mal celestial, Sindarin menjadi benteng untuk menghindari masuknya bangsa foewin ke dalam mal celestial.

Luas wilayah Sindarin hampir sama dengan kerajaan Avalent, namun Sindarin dikelilingi oleh pegunungan Vesural Mons di sebelah barat dan dataran rendah yang sangat luad di sebelah timur yang berbatasan dengan daerah Mal Sirea Kuno pada masa perang besar pertama atau Mujamere yang terdiri dari rawa-rawa serta padang rumput yang luas dan besar tempat Mujamere berlangsung selama hampir satu hari, tempat dimana Mal celestial dan Mal sirea bersatu kembali melawan kekejaman Valenor.

Kerajaan – kerajaan Elf yang terdapat di Lig saat ini:

  • Sindarin
  • Sieleniel
  • Grand Realm
  • Naruvial
  • Athan Beinost

6 thoughts on “Elf in Lig (All About Elf in Lig)

  1. kyaknya keren ya kalo ada map nya, lengkap ama letak2 daerah2nya dil,, trus map yg dibuat diatas perkamen2 gitu efeknya,, hahaha,, midgard bgt,, buat dil mapnya,,😀

  2. ayo smangat ya dill,, tulisannya keren bgt ^_^ i hope somday we can cooporate to create something like movie or comic maybe😀

  3. dilaaa di tunggu game ny xixixixxi😛
    aq koq jd suka nggame yaa
    tp novel ny boleh jg tuh dil jd cerita sejarah full imaginasi
    tp di atas label ny aj keren top bgt dah bt dilaa hope always be ur supporter hehehhe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s