Frivole of Lig (All about Frivole )

            Pada masa pertama perkembangan manusia 15 tahun setelah peresmian kerajaan Dragania, terjadi sebuah perjanjian besar. Pada tahun 1873 terjadi pernikahan terbesar yang menurut mereka merupakan pernikahan terbaik sepanjang abad. Seorang raja elf dari sebuah kerajaan elf kecil yang berada di bawah kekuasaan kekaisaran Sindarin berambisi untuk mempersatukan kerajaan Naruvial mereka dengan kerajaan Atheshire milik manusia yang berada di dekat mereka dan baru memasuki masa jayanya.

Perpaduan antara manusia dan elf manjadikan seorang ras baru lahir kedunia dan langsung diakui di seluruh dia. Ialah frivole pertama yang di akui menjadi ras ke-4 yang lahir kedunia ini. Dan langsung diberkahi oleh seluruh orang.

Frivole lady

Frivole lady

Frivole adalah ras yang memiliki cirri-ciri dari kedua ras besar yaitu manusia dan elf. Mereka memiliki penampilan seperti manusia sedikit lebih pendek dari pada elf namun memiliki mata seperti para elf, sedangkan cuping telinganya pendek namun berujung runcing. Mereka sangat cekatan dan kepintaran mereka mengalahkan manusia. Tekhnik beradaptasi mereka sangat baik dan lincah.

Kebanyakan frivole memiliki bakat sihir berunsur es dikarenakan tempat tinggalnya. Keahlian mereka lebih condong ke sihir, pemanah ulung serta ramuan-ramuan. Saat mujamere berlangsung frivole sangat berguna sebagai pasukan tambahan yang sangat flexible, tubuh mereka yang relative lebih pendek dari pada musuh-musuh membuat mereka bisa menyusup diantara pasukan musuh dan menyerang dari tengah pertahanan musuh.

Kerajaan frivole pertama berdiri di northrania di bagian terutara Lig, yang 98% daerahnya tertutup oleh salju dan kerajaan tersebut bernama Isiaris. Isiaris juga merupakan salah satu kerajaan terbesar di Lig, kebanyakan hasil produksinya berasal dari binatang-binatang berbulu tebal dan dibuat menjadi baju dingin, dan kebanyakan hasil pangannya didatangkan dari luar Isiaris, perekonomian Isiaris sangat baik, dan lancar-lancar saja. Pasukan Isiaris juga terkenal akan taktik-taktik mereka yang mematikan.

Setelah beberapa ratus tahun tinggal disana mereka beradaptasi dengan lingkungan dingin Northrania, warna-warna kulit mereka menjadi lebih pucat dan kebanyakan mereka memiliki mata serta rambut berwarna cerah seperti warna putih, kuning muda, hijau sangat muda, serta warna biru muda yang hampir putih. Umur mereka sampai sekarang belum bisa dipastikan karena frivole tertua tercatat berumur 1340 tahun dan ada juga yang hanya berumur 100 tahun sudah terlihat sangat tua.

ASAL USUL

Seorang raja elf dari sebuah kerajaan elf kecil yang berada di bawah kekuasaan kekaisaran Sindarin berambisi untuk mempersatukan kerajaan Naruvial mereka dengan kerajaan Atheshire milik manusia yang berada di dekat mereka dan baru memasuki masa jayanya.

Lalu akhirnya dia menikahkan Pangeran anak darinya yang saat itu berumur 127 tahun bernama Ainion Wilwarin dengan salah seorang putri dari kerajaan Atheshire yang saat itu berumur 23 tahun bernama Antoinette La Salvador. Mereka dinikahkan secara paksa dan tanpa cinta, lalu pernikahan itupun berlangsung. Hubungan mereka mambuka jalan untuk hubungan percintaan yang selama ini terbentang jarak dan serta terbentang akan kasta akhirnya pecah dan bersatu. Mereka merupakaan psangan yang sangat dipuja-puji oleh seluruh rakyat, walau tampaknya bahagia tetapi sebenarnya mereka memiliki beban yang cukup besar. Kedua kerajaan bermaksud memberikan mereka istana sendiri.

Namun kebahagiaan kedua kerajaan tak habis sampai disitu 2 tahun kemudian Putri Antoinette melahirkan seorang anak yang merupakan perpaduan antara elf dan manusia yang saat itu masih aneh. Namun mereka bukan malah mengunjingnya tetapi dianggap sebagai anak dari berkah dewa yang sangat disayangi oleh kedua kerajaan dan sempat menjadi symbol. Dia tidak tumbuh seperti halnya manusia tidak juga seperti halnya elf, dia tumbuh lebih lambat daripada manusia, saat umur 10 tahun sosok tubuhnya menyerupai anak berumur 5 tahun. Dia diberinama Pangeran Aintilion Von Wilwarin, pangeran yang sangat dimanja, selama masa 40 tahun hidupnya dia tidak kekurangan apapun harta maupun kasih sayang. Pada saat umurnya 57 tahun ibunya meninggal dunia namun ayahnya yang abadi masih terlihat sangat muda. Selama masa remajanya pada umur 30 tahun pergaulannya banyak dipengaruhi oleh kalangan atas dan bermunculannya sosok frivole lain membuatnya merasa tidak kesepian. Namun terjadi gunjang-ganjing setahun setelah kematian ibunya. Ayahnya yang bersikap acuh tak acuh membuatnya menjadi semakin tak terkendali, sifat haus akan kasih sayangnya membuatnya menjadi pemberontak. Setelah di angkat menjadi raja di kerajaan Atheshire  dia menjadi dictator dan sangat ditakuti oleh rakyatnya. Dia bahkan mengumandangkan terompet perang kepada kerajaan Naruvial yang diman asaat itu ayahnya sendiri yang menjadi raja Naruvial.

Aintilion Von Wilwarin

Aintilion Von Wilwarin The first Frivole

“Tahun 1940 saya raja dari Naruvial (raja ke-3 dari Naruvial, Ainion Wilwarin anak dari raja ke-2 Naruvial, Arcanlion Wilwarin) menerima ultimatum perang dari kerajaan Atheshire yang dikirim dan ditulis langsung oleh raja ke-23 Atheshire, Aintilion Von Wilwarin yang merupakan anak kandungku sendiri bahwasanya dalam waktu 72 jam saya harus menyerahkan tahta saya kepadanya atau dengan secara paksa dia akan menyerang benteng pertahanan kami. Kalut terjadi dimana-mana, masyarakat Atheshire yang dibantai di negrinya sendiri melarikan diri ke kerajaan Naruvial. Malam ini bulan Februari tepat tanggal 13 jam menunjukkan pukul 2.00 pagi dan tepat pukul 8.00 pagi mereka akan segera menyerang kerajaan kecil ini. 3 hari yang lalu aku mengirimkan surat permohonan bantuan ke kerajaan utama Sindarin dan Avalent.”

            Di Parmah Lumequentale O Lig sendiri dikatakan bahwa pemberontakan dan invasi yang terjadi membuat seluruh orang di kedua kerajaan panic dan frustasi untuk menghadapi perang dari raja mereka sendiri. Raja Aintilion menyerang rakyatnya bahkan tega menyerang ayahnya sendiri demi memperluas kekuasaannya. Namun yang terjadi malah sebaliknya.

“Perang sudah berlangsung selama 12 jam kami sudah kehilangan hampir separuh prajurit tangguh kami, dan mereka juga sudah lelah dan hampir kehilangan harapan jumlah mereka juga lebih banyak dengan keadaan seimbang ini. Malam ini tanggal 13 Februari tahun 1940 pukul 20.00 malam. Kami akan menyerahkan diri kepada mereka, saya terpaksa akan mencabut tahta saya sendiri dan memberikannya kepada raja Aintilion Von Wilwarin yang akan menguasai seluruh hak dan kekayaan kerajaan Naruvial.”


            Jelas dikatakan bahwa mereka kehilangan harapan dan kalah jumlah. Namun setengah jam setelah raja Ainion Wilwarin menuliskan hal ini di Parmah Lumequentale O Lig Naruvial, pasukan bantuan dari Sindarin, Avalent, dan Dragania datang dengan jumlah yang menghampiri 6000 orang ditambah dengan bantuan medis yang sangat memadai mengakhiri kediktatoran kerajaan Atheshire.

“pukul 00.00 tanggal 14 februari Saya raja dari Naruvial Ainion Wilwarin, menyatakan kemenangan mutlak atas invasi kerajaan Atheshire. Sindarin, Avalent, dan Dragania mengirimkan pasukan perang terkuat mereka serta paramedis yang sampai kesini pada pukul 8.30 tadi malam. Kekuasaan raja Aintilion Von Wilwarin dan ultimatum perangnya yang melanggar hak asasi kehidupan ras di Lig  akhirnya berakhir. Para frivole penghianat itu dibuang dari daerah kekuasaan Sindarin serta Avalent dan juga Dragania untuk selamanya. Dan untuk selamanya mereka tidak boleh menginjakkan kaki merka disini.”

Akhirnya para frivole pun diasingkan. Pada umur nya yang ke 68 akhirnya raja Aintilion Von Wilwarin akhirnya meninggal dunia karena terserang penyakit akut dan kelaparan. Perjalanan panjang menyertai mereka. Para frivole yang tidak bersalah juga akhirnya menjadi korban isolasi yang menurut mereka tidak adil itu. Selama bertahun-tahun mereka mencari tempat untuk tinggal namun di ujung perjalanan mereka akhirnya mereka menemukan dataran tundra yang luas yang tertutup oleh salju. Akhirnya mereka pun memutuskan untuk tinggal disana dan membangun keluarga serta system pemerintahan mereka sendiri.

Selama bentang waktu 818 tahun perjuangan untuk diakui akhirnya mereka mendirikan kerajaan mereka sendiri, dan kesalahan yang dilakukan oleh Aintilion Von Wilwarin sudah mulai pudar dari ingatan para masyarakat di Lig, akhirnya kerajaan merekapun berdiri dan frivole akhirnya di akui sebagai ras utama di Lig. Selama bentang waktu tersebut pula mereka mulai berevolusi dan belajar untuk memanfaatkan apa yang ada disekitar mereka, dan tubuh mereka pun beradaptasi terhadap lingkungan tersebut, mereka juga menciptakan bahasa mereka sendiri yang sudah mereka pergunakan secara turun temurun yang biasa disebut sebagai bahasa Halfling. Tutur kata serta perbendaharaannya sangat unik dan banyak, sebagian orang-orang di Lig mengatakan bahwa bahasa mereka adalah perpaduan dari bahasa kuno manusia dan bahasa elf yang sangat sakral tersebut.

Dan kerajaan mereka pun diresmikan tahun 2758 pada tanggal 9 April, kerajaan tersebut di beri nama Isiaris yang dalam bahasa mereka sendiri artinya masyarakat. Selama beberapa abad perkembangan ekonomi Isiaris meningkat pesat sehingga pada akhir zaman sebelum perpecahan Malle Isiaris dinobatkan sebagai salah satu kerajaan terbaik dan terbesar di Lig.

Isiaris

Isiaris Castle

Kerajaan – kerajaan Frivole yang terdapat di Lig saat ini.

  • Isiaris ( kutub utara)
  • Ostperian (kutub selatan)
  • Helegh Lenn (pegunungan Andrios)

4 thoughts on “Frivole of Lig (All about Frivole )

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s