Prologue

PROLOG

Kapan terakhir kali kita berfikir tentang keinginan untuk lari dari kehidupan kita? Kapan kita akan lepas dari kehidupan yang membosankan ini? Kekejaman dimana – mana, ketidakadilan merata di seluruh jenjang strata kehidupan.

Tapi percayalah, banyak dari mereka yang berada di seberang sana bertaruh nyawa mendambakan kehidupan kita ini. Kehidupan dimana semuanya mungkin saja terjadi.

Dengarkan bisikannya. Mereka ada di mana – mana tanpa kita sadari terkadang merasuki pikiran kita dengan berbagai macam imajinasi liar terhampar di horizon yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya. Mereka ada di balik cermin yang kita tatap setiap hari. Mereka ada dibalik celah – celah perabot rumah kita yang usang dan berbau apek, ataupun perabot mahal dan mewah dengan ukiran – ukiran yang indah, atau mereka ada di tempat dimana kita semua tidak menyangkanya.

Dengarkan bisikannya mereka berada di Ligaea, sebagian menyebutnya ATAMPIRE. Dunia dimana kematian mengintai setiap saat, berkeliarannya makhluk – makhluk yang memiliki kemampuan sihir, mereka menggunakan sihir, mantra dan kutukan untuk memangsa jiwa kita.

Bisikan ini berawal di sini….

Atampire atau sebut saja Lig, adalah dunia yang dalam bahasa biskikan para elf dengan lidah bisik mereka berarti ‘Elemen Hidup’, kenyataanya belum pernah ada satu orangpun yang bisa menemui para elemen hidup itu. Bagaimana bisa? Setidaknya mereka pasti bisa dikenali dengan mudah kan?

Mana mungkin mereka mau menunjukkan siapa mereka sebenarnya. Jika benarpun mereka takut, kejadian seperti saat peradaban baru dimulai terjadi lagi. Tragedi dimana orang yang menyembah mereka mulai pecah dari persengkokolannya dan merubah kedamaian selamanya menjadi kobaran api kecemburuan. Dan itu tidak boleh terjadi lagi, keputusan ini sudah mutlak.

Sebenarnya hanya ada sepuluh sifat dasar elemen untuk membentuk sebuah kehidupan yang kompleks.

  1. Api, semuanya dimusnahkan untuk memulai kehidupan baru
  2. Air, penyegar dahaga kehidupan
  3. Bumi, tempat berpijaknya seluruh kehidupan
  4. Udara, sesuatu yang menghidupkan dan mematikan
  5. Es, kebekuan yang menjalar
  6. Petir, energi besar pembentuk kehidupan
  7. Penyembuh, memberikan kehidupan kesempatan kedua untuk memperbaiki
  8. Waktu, pengatur jalannya cerita kehidupan
  9. Kegelapan, saat dimana kehidupan beristirahat dari cerita mereka
  10. Cahaya, saat dimana kehidupan melanjutkan cerita mereka.

Dari kesepuluh elemen ini, hanya delapan yang memilik jiwa nya sendiri, mereka berkembang, merasakan, melihat, mengalami, memikirkan, serta berjalan selayaknya seluruh penghuni Ligaea. Menjalankan kehidupan mereka senormal mungkin, belajar dari pelajaran masa lalu yang pahit.

“Kita…kita akan terus menjaga Lig kan?” suara seorang gadis dengan gusar bertanya kepada teman-temannya.

Lima dari mereka menjawab dengan semangat menggebu..

“Tentu saja!” jawab seorang pemuda dengan tampang bak malaikat nakal, dan seorang pemuda satunya dengan sigap, hampir seperti latah, menunjukkan reaksi kaget.

“Pasti” gadis yang satu ini terlihat seperti lelaki

“Iya” lembutnya jawaban seorang pria yang berdiri tepat di belakang gadis yang bertanya, dan sorang gadis satu lagi dengan warna dan bentuk rambut yang mencolok, tapi dari air wajahnya dia terlihat seperti seorang ibu.

Dua dari temannya yang lain hanya mengangguk sambil tersenyum ceria. Kehangatan begitu terasa diantara mereka.

Tebak…mereka adalah para ‘Elementer’ mereka bukanlah Manusia, Elf, Khanr, Frivole, Edna, atau bahkan seorang Feowin, tetapi penampilan fisik mereka bisa dibilang sangat mirip dengan keenam ras tersebut.

♪♫•*¨*•.¸¸❤¸¸.•*¨*•♫♪ENGLISH♪♫•*¨*•.¸¸❤¸¸.•*¨*•♫♪

THE PROLOGUE
When was the last time we think about the desire to run from our lives? When are we going to escape from a boring life? The atrocities took place, around the rank injustice of equitable economic status.
But believe me, many of them are on the opposite side there is betting the lives of our life. crave A life where everything might just happen.
Listen to their whisper. They are no where without we realize sometimes intrude our minds with a range of wild imagination, we are splayed out on the horizon that we never imagined before. They are behind the mirror we see every day. They are behind the gap of our worn out and smelly home  furniture , or expensive and luxurious furniture with beautiful carvings, or they are in a place where we all never thought of.

Listen to their whisper,they are in Ligaea, some call it ATAMPIRE. A world where death lurking at any time,  these creatures had ability to cast magics, spells, and curses to prey upon our souls.

The Whisper begins here ….

Atampire or call it LIG, in the language of the elves with  their whispered tongue means ‘ Life  Element’, in fact there has never been a single person can see the elements of life, talk or even see they walking around. How can it be? At least they can certainly identified easily right?

Where possible they want to show who they really are. If they are afraid, when like the new events civilization started happening again. The tragedy in which people who worship them started his Union and broke out of the changing peace forever into the flames of jealousy. And it should not happen again, this decision was absolute.

Actually there are only ten basic elements of nature to form a complex life.

  1. The Fire, everything is destroyed to start a new life
  2. The Water,  fresheners thirst of life
  3. The Earth, where all life stand
  4. The Air, something that turn on and off
  5. The Ice, ice-breaker that propagates
  6. The Thunder, a huge energy toshape a life
  7. The Heal, giving life a second chance to correct their mistakes
  8. The Time, the course Manager for life stories
  9. The Darkness, when the life take a break from their story
  10. The Light, when life goes on their stories

 

From ten of these elements, there are only eight which have their own souls, they are growing, feeling, seeing, experiencing, thinking, as well as  all life form of Ligaea. Run their life normaly, learn from the bitter lessons of the past.

“We are … we will continue to keep the Lig right?” the voice of a girl with a huff asked his friends.

Five of them responded with a spirited desirous.

“Of course!” replied the young man with a face like a naughty Angel, and one young man only with alacrity, almost like a talkative, shows the reaction of shock.

“For sure” This girl looks like a man

“Yes” a man answer to her softly, he stood just behind the girl who asked, and an other one girl with contrast hair colors and shapes, but the her face looks like a mother.

Two of her friend the other just nodded with a smile cheerful. The warmth so feels between them.

Guess what … they are the ‘ Elementer ‘ they are not human, Elf, Khanr, Frivole, Edna, or even a Feowin, but their physical appearance is very similar to the sort of the sixth race.

4 thoughts on “Prologue

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s