Red The Eternal Slave for Darkness

Red, dipanggil begitu karena rambutnya yang hitam kemerahan, dan juga dia memiliki armor yang serba merah. Red sangat kuat dibanding keempat jendral tersebut, red-lah yang menyampaikan dan menjalankan seluruh perintah Valenor. Tidak pernah sekalipun red mangabaikan ataupun mengubah perintah Valenor. Dialah hamba paling setia Valenor dan merupakan kaki tangannya. Red adalah satu-satunya orang yang pernah melihat wajah Valenor langsung. Red dahulu adalah seorang budak ras manusia yang mencintai seorang nona muda elf. Namun kisah cintanya ditentang oleh orang tua sang nona, sang nona tersebut akhirnya ditunangkan oleh pangeran dari kerajaan Sindarin. Red tidak menerima keadaan itu dan akhirnya menjual jiwanya kepada kegelapan dan akhirnya Valenor memberikannya jasad abadi dan kekuatan yang sangat dahsyat.

Red The Eternal Slave for Darkness

Red The Eternal Slave for Darkness

Namun sebagai gantinya dia harus mengabdi kepada Valenor selamanya. Itulah sumpahnya. Red tidak pernah turun langsung ke medan perang, namun saat mujamere dia turun diperintahkan Valenor bersama Marishka untuk menghancurkan Sindarin yang gagal di hancurkan oleh Crebain. Mereka tahu bahwa Sindarin merupaka pusat komando dan pusat berkumpunya para pasukan dari barat. Red sangat cerdas dan tanggap, sebenarnya dialah yang terkuat setelah Valenor. Red tidak menggunakan senjata tertentu apapun, karena dia bisa menggunakan semua jenis senjata. Namun dia lebih mengandalkan tenaganya sendiri, yaitu serangan jarak dekat dan bertarung dengan tangan kosong.

 

 

Red, called so because his hair is reddish black, as well as he has an all-round red armor. Red is very strong compared to the four generals, red was the one who deliver and run the entire command Valenor.Never though red mangabai kan or change the order of Valenor. He was the most loyal servants and a henchmen. Red is the only person who ever saw the face of Valenor directly. Red in the past was a slave race of people who love a young elf lady . But the story of her love was opposed by the parents of the mem, the mem eventually betrothed by the Prince of the Kingdom of Sindarin. Red does not accept this situation and finally sold his soul to the dark ages and eventually gave it remains timeless Valenor and power that is awesome. But instead he should dedicate it to Valenor forever. That’s the oath. Red never down directly to the battlefield, but when the mujamere him down was ordered to destroy Valenor with Marishka Sindarin at destroy by Crebain. They know that the Sindarin is the command center and the center of the army of the West berkumpunya. Red is very intelligent and perceptive, actually he was the strongest after Valenor. Red does not use certain weapons of any kind, because she was able to use all types of weapons. But he is counting on his own, i.e. short range attacks and fighting with bare hands.

2 thoughts on “Red The Eternal Slave for Darkness

  1. Aku mulai nangkep ceritanya, tapi mujamure itu apa de?
    Ditunggu lanjutannya ya de, lumayan bisa membuat orang yang membacanya terbawa pada ilustrasi cerita ini.
    Tolong dikasih alurnya de, biar bisa ngikutin jalan ceritanya secara berurutan. Tapi overall cerita fiksinya bagus, aku jadi keinget dulu ada mage nick Gretelle nyamperin terus chat: “kk gb dong :p” hahaha
    Peace de.

    Tau inisial CM kan? Dilanjut yoo ceritanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s